Monday, October 7, 2013

Saat Kedua istri Bupati Berebut Posisi Ketua TIM penggerak PKK

Konawe – Calon Pejabat yang membawa 2 istrinya sekaligus saat pelantikan itu mungkin adanya cuma di sini,tepatnya di kabupaten Konawe,Provinsi Sulawesi tenggara ( Sultra).
Adalah si calon Bupati Kery Saiful Konggoasa ( sekarang sih sudah jadi bupati),akibat membawa ke dua istri saat pelantikannya,pelantikan yang sekiranya di perkirakan akan lancar sedikit diwarnai kasak kusuk disana sini,pasalnya kedua istri sang calon pejabat nomor satu di kabupaten konawe ini nampak memperlihatkan sifat saling bersaing dalam hal posisi..posisi apakah gerangan ? Berikut berita yang kopral Kutip dari sebuah situs warta..
 
Saat pelantikan Bupati, kedua istri itu nampak hadir di kanan dan kiri Bupati Kery Konggosa.
Namun, siapa sangka, jika kehadiran itu juga diwarnai persaingan.

Rupanya, kedua istri sah Bupati konawe itu berebut menjadi ketua Tim Penggerak PKK di kabupaten konawe.

Namun meski sedikit diwarnai kasak kusuk disana sini,Kepastian siapa yang bakal menjadi ketua TP PKK toh akhirnya

diputuskan juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara Tina Asnawati Nur Alam.

Tina mengatakan bahwa ketua TP PKK Kabupaten Konawe akan dijabat Titin Nurbaya Saranani yang merupakan istri pertama Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

“Saya tegaskan bahwa yang akan saya lantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Konawe adalah istri pertama Bupati. Pernyataan saya ini sekaligus menjawab pertanyaan publik yang mempersoalkan siapa sebenarnya yang akan dilantik sebagai ketua PKK Konawe,” kata Tina Asnawati, di Kendari, Kamis (20/6).

Kery Konggoasa telah dilantik sebagai Bupati Kabupaten Konawe Periode 2013-2018 pada Senin (17/6) di Unaaha Ibukota Konawe, yang dihadiri kedua istri bupati tersebut.

Saat itu tidak langsung dilakukan pelantikan ketua PKK Konawe, salah satu alasan yang mencuat saat itu karena kedua istri bupati yang sah tersebut ngotot ingin menjadi ketua Tim Penggerak PKK Konawe.

Menurut Tina yang merupakan istri Gubernur Sultra ini, dirinya sudah melakukan konsultasi dan konsultasi dengan TP PKK pusat terkait siapa yang akan dilantik menjadi ketua PKK Konawe dari dua istri Bupati Konawe yang sah tersebut yakni istri pertama Titin Nurbaya Saranani dan istri kedua, Vince Sonaru.

Di dalam aturan TP PKK kata Tina, memang sudah dijelaskan bahwa yang berhak menjadi ketua PKK ketika pejabat memiliki istri lebih dari satu dalam waktu bersamaan adalah istri pertama.

“Tidak ada lagi tawar-menawar ketika aturan sudah dibuat, inilah yang menjadi dasar bagi saya untuk melantik istri pertama Bupati Konawe sebagai ketua PKK Konawe,” katanya.

Tina mengakui, biasanya setelah pelantikan kepala daerah akan dilakukan pelantikan Tim Penggerak PKK, tetapi saat itu tidak dilakukan karena persiapannya masih kurang.

“Kalau ditanya siapa yang akan dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Konawe, pasti istri pertama dari Pak Kerry. Suka atau tidak suka, mau atau tidak, yang akan saya lantik itu tetap istri pertama karena aturan dalam PKK sudah seperti itu, di semua daerah yang menjadi ketua tim penggerak PKK itu adalah istri pertama bukan kedua,” jelasnya.

Tina berharap, sebelum dilaksanakan puncak hari keluarga nasional, Harganas, di Kendari 29 Juni mendatang, dirinya sudah bisa melantik ketua PKK

“Sekarang saya tinggal menunggu persiapan mereka di Konawe, kalau sudah siap saya akan melantik,” kata isteri Gubernur Sultra Nur Alam ini.