Thursday, February 7, 2013

Wanita terkurus di dunia

Hindari kegemukan dengan mengatur pola makan serta berolah raga secara teratur,bukan diet sebagaimana yang telah dilakukan wanita ini,dari sebuah situs berita yang kopral kutip ..bahwasanya...
Valeria Levitin telah  dinobatkan sebagai wanita terkurus di dunia !  gelar ini sudah sangat cocok untuknya jika tak percaya ,langsung lihat  lihat saja kondisi tubuhnya kekekekek... asli yang tersisa  hanyalah kulit yang membungkus tulang.

Kemungkinan menjadi kurus merupakan impian wanita gemuk hampir di seluruh  dunia, namun jika melakukan diet yang telalu berlebihan dan mengakibatkan kelainan mengerikan yang mengkibatkan badan kurus pastilah  itu  sebuah bencana besar.

Sepertinya dialami oleh seorang Valeria Levitin ,wanita 39 tahun asal Rusia hanya benar benar hanya memiliki berat badan 26 kg dengan tinggi mencapai 172 cm berat badan Valeria Levitin tentu saja bukan berat badan ideal yang tergolong sehat.
Valeria Levitin menjadi sangat kurus seperti sekarang bukanlah tanpa sebab, ini semua menurutnya adalah kesalaha ibunya
Ketika Valeria Levitin masih kecil ibunya sangat takut jika Valeria Levitin menjadi gemuk sehinga ibu Valeria Levitin menerapkan pola diet ketat yang harus dijalaninya,alhasilnya tubuh Valeria Levitin menjadi kurus.

Merasa memiliki tubuh kurus Valeria Levitin memutuskan utuk menjadi seorang model namun tubuhnya dianggap terlalu gemuk dan ia harus melakukan diet yang sangat ketat.

Karena selalu melakukan diet yang sangat ketat Valeria Levitin mengalami penyakit anoreksia yang kini menghancurkan hidupnya







“Anoreksia telah membuat saya kesepian, tidak menarik dan menjijikkan bagi orang-orang di sekitar saya,” ujarnya.

Namun sekumpulan orang yang frustasi gak bisa gemuk mengidolakan Valeria Levitin,mereka sering berkirim surat kepada Valeria Levitin isinya mereka bertanya bagaimana cara untuk kurus.

“Saya telah menerima email dari gadis-gadis muda yang ingin saya mengajarkannya bagaimana menjadi seperti saya. Semua surat itu berasal dari wanita, terutama usia dua puluhan, yang melihat saya sebagai semacam inspirasi,” jelas Valeria, yang kini tinggal di Monako, seperti dilansir Thesun, Kamis (20/12/2012).

Valeria kini harus mengonsumsi suplemen vitamin untuk melawan risiko memar dan menghindari situasi yang membuat kondisinya makin parah.