Friday, October 21, 2011

Warung Kopi Berbonus 'Susu '

Ini Benar benar Kedai dambaan Pria pada umumnya dan kopral sekali lagi cuma bisa ngakak setelah mengetahui bahwasanya didunia ini benar adanya tempat seperti ini.
Kutipan Beritanya cuma hasil copy dari blog tetangga,dishare disini semata cuma ingin menambahkan perbendaharaan artikel gak lebih..baik buruk beritanya pintar pintar anda sajalah menyikapinya wakakakakak..

Sebuah kedai kopi terpaksa ditutup setelah didera gelombang penentangan dari warga sekitar di sebuah kota kecil di AS. Gelombang penentangan itu muncul bukan karena produk kopi yang ditawarkan Grand View Topless Coffee Shop di Vassalboro, Maine, melainkan karena para pelayan kedai kopi, baik pria maupun wanita, bertelanjang dada saat melayani pelanggan.


Ketika Kopi Grand View Topless di Vassalboro toko dibuka pada bulan Februari 2009, Lisa Beaudreau dan Star Cunningham keduanya menemukan pekerjaan di sana. "Ya, saya seorang pelayan topless, tapi aku hanya orang normal biasa di masyarakat," kata Cunningham. "Sejujurnya aku tidak berpikir dalam perekonomian ini benar bahwa ada pekerjaan di luar sana yang akan membayar kira-kira sama."



Meskipun ditentang oleh warga sekitar kota yang penduduknya kurang dari 5.000 jiwa itu, kedai kopi yang didirikan pada 2009 ini sempat berjalan dengan bisnisnya sebelum akhirnya diperintahkan untuk ditutup pada tahun ini juga oleh aparat pemerintah setempat karena dianggap memasang papan pengumuman secara ilegal.

Donald Crabtree, pemilik Grand View Topless Coffee Shop, mengakui, ia akhirnya memilih untuk menutup bisnisnya setelah berusaha mempertahankannya selama 2 tahun. "Saya hanya ingin menciptakan keceriaan dengan bisnis saya. Saya ingin melihat orang tersenyum," tutur Donald Crabtree kepada harian setempat, Maine Morning Sentinel.

"Saya membuka kedai kopi dengan servis pelayan bertelanjang dada untuk mewujudkan keceriaan itu dan terbukti berhasil. Namun, sekarang keceriaan itu telah berlalu. Saya telah berjuang untuk mempertahankan bisnis ini selama lebih dari 2 tahun dan apa pun yang saya lakukan saat ini tidak akan berbuah apa-apa, ada yang berusaha menyabotase saya," lanjut Donald Crabtree yang tidak bisa menerima perintah penutupan dari pemerintah setempat karena dianggap memasang papan pengumuman tanpa mengantongi izin resmi.

Lalu, apa sebenarnya isi tulisan pada papan pengumuman itu? "Boobies Wanted" (Dicari Payudara).
[kompas.com]